Jual Beli Rongsokan Truk Bekas Untung nya Tinggi dan Gk Repot

Bisikanbisnis - Usaha jual beli mobil truk second yang tidak layak pakai alias truk Rongsokan ternyata memiliki keuntungan yang tinggi lho. Ini admin alami saat berjumpa langsung dengan pebisnis truk rongsokan.

Sistem kerja didalam bisnis truk bekas ini terbilang mudah dan berbanding terbalik dari kebanyakan yang orang lakukan.

Bisnis jual beli truk bekas bisa dilakukan dengan mudah asal punya modal, ya modal ini tidak seberapa besar lho, Anda bisa memulai dengan modal kecil kisaran Rp 15.000.000,-

Kenapa segitu modalnya? Ya karena pasaran harga truk kecil bekas segitu. Lalu anda pisahkan bagian bagian truk itu dan dijual eceran. Bayangkan jika Anda ecer bak truk nya saja bisa di jual jadi Rp 5 hingga 7 jutaan. Belum Anda jual bagian lain seperti Sok, Partisi Mesin, kabin, bak dll.

Kenapa ini layak dilakukan? Karena jual beli truk bekas ini masih jarang dilakukan padahal potensi untuk mendapatkan keuntungan nya tinggi. Ditambah lagi peminat komponen truk masih tinggi dan pembeli eceran nya juga banyak.

Coba kita lihat dipinggir jalan raya banyak bengkel truk membutuhkan bak, sok dan partisi mesin untuk dijual, kenapa peluang ini tidak kita coba?
Jika dibandingkan jual beli mobil bekas tentu lebih menguntungkan truk bekas lho, dari segi modal jual beli truk bekas lebih minim. Biasanya pelaku usaha ini membeli truk bekas Rp 15 jutaan dan di ecer omset penjual bisa 25jutaan per unit.

Kalau kita pilih jual beli mobil bekas modal Rp 15juta gk cukup berrrrooo. Ini harus dipelajari dengan sungguh-sungguh karena bisnis ini spektakuler. Ada bebera poin yang mesti dilakukan saat anda ingin terjun dijual beli truk bekas:

1. Mengetahui Partisi Mesin, agar pada saat ada unit truk yang akan dibeli bisa ditaksir harga nya.

2. Menjalin kerjasama dengan pemodal. Pemodal tak bisa dipisahkan walaupun kita masih merintis tetap membutuhkan link pemodal. Jika sewaktu-waktu ada borongan unit truk banyak Anda bisa lempar ke pemodal langsung.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel