Penyebab Usaha Konter Sepi Pembeli

Bisikanbisnis - Meski usaha konter termasuk usaha yang tidak ada matinya, alias akan selalu dibutuhkan oleh siapa saja selama orang masih memiliki gawai dan membutuhkan koneksi internet, namun bukan berarti usaha konter akan selalu ramai.

Jika kita tidak memperhatikan hal-hal berikut ini, usaha konter yang dijalani pun bisa sepi. Artinya harapan kami anda akan tahu solusi nya ketika anda tahu penyebab konter sepi.

Kami mencoba berbagi berdasarkan pengalaman pelaku usaha konter yang sepi pelanggan dan mungkin artikel yang kami jabarkan ini dapat merubah kebiasan buruk anda, Berikut faktor penyebab dan harus dihindari agar usaha konter tidak sepi:

1. Mengambil Untung Terlalu Banyak

Kita tahu bahwa kini semakin banyak yang menjalankan usaha konter pulsa, artinya saingan sangat banyak. Belum lagi kemudahan m-banking yang menyebabkan orang bisa membeli pulsa langsung dari rekening bank yang dimilikinya.

Jika Anda mengambil untung terlalu banyak, tentu saja orang akan berpikir dua kali untuk membeli kuota di tempat Anda. Maka, lakukan riset terlebih dahulu berapakah pasaran harga kuota di tempat tinggal Anda, lalu tentukan harga yang masuk akal dan jangan terlampau mahal dibanding saingan Anda.

2. Lokasi Tidak Strategis

Selain masalah harga, lokasi konter Anda bisa jadi salah satu hal mengapa usaha Anda sepi pembeli. Konter yang berada di pinggir jalan akan lebih banyak menjaring pembeli dibanding konter yang berada di dalam gang kampung atau perumahan.

Anda bisa mengatasi permasalahan lokasi ini dengan banyak-banyak melakukan promo ke kontak yang ada di phonebook Anda. Beritahu bahwa Anda berjualan pulsa dan kuota.

Update status di sosial media bahwa Anda menyediakan pulsa dengan harga terjangkau. Buatlah promo bahwa pelanggan tidak perlu datang ke lokasi, cukup melakukan transaksi secara online dan pulsa akan segera pelanggan dapatkan.

Setelah mengetahui dua permasalahan utama di atas, siap kembali meramaikan usaha konter Anda? Selamat mencoba ya!
(Foto bceceran.blogspot.com)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel