Perhitungan bisnis Pangkalan pasir, Cara kerja dan Keuntungan nya

Usaha pangkalan pasir adalah bisnis sekala kecil dengan menyiapkan lahan untuk mengumpulkan pasir kemudian di ecer ke pembeli.

Pembeli umumnya adalah orang yang akan membangun rumah atau kantor. Biasanya lokasi pangkalan pasir berlokasi di pinggir jalan karena untuk memudahkan angkutan hilir mudik.

Usaha pangkalan pasir sangat bagus apalagi saat ini pembangunan yang semakin meningkat di segala lini tentu kebutuhan pasir sangat penting. Apalagi harga pasir semakin naik karena tambang pasir semakin sulit.

  • Cara Kerja Bisnis Pangkalan Pasir
Lalu seperti apa Cara kerja dan keuntungan yang didapat dari usaha pangkalan pasir ini?

Konsep bisnis pangkalan pasir adalah menjual eceran ke pelanggan dengan harga yang kita tetapkan.

Jadi lahan yang kita siapkan tersebut kita isi pasir dari suplier yang berasal dari tambang pasir, lalu kita jual dengan sistem ret (per mobil).

Biasanya untuk mendapatkan keuntungan yang lumayan besar, pelaku usaha pangkalan pasir tidak menyiratkan takaran yang pas, tetapi dihitung harga per mobil, Misal per mobil pickup atau per Truk colt diesel.
  • Keuntungan Pangkalan Pasir
Setiap membeli pasir untuk diisi ke pangkalan kita biasanya menggunakan truk yang bermuatan 7 kubik (m3) dan truk muatan 9m3. Kita beli dengan Harga pasaran sebagai modal adalah:
  1. Pasir 7 m3 Rp 2.000.000
  2. Pasir 9 m3 Rp 2.300.000

Agar dapat keuntungan, kita ecer ke pembeli dengan menggunakan mobil pickup yang bermuatan 1 m3. Umumnya harga jual pasir per mobil pickup adalah Rp 350.000, nah keuntungan yang kita dapatkan adalah:

7m3 x Rp 350.000 - Modal Rp 2.000.000 = Rp 450.000. Keuntungan tersebut dari penjualan 7 kubik pasir. Kalau kita bagi Rp 450.000 : 7 = Rp 64.200 (Keuntungan per 1 kubik pasir.

Jika dalam 1 hari pangkalan pasir kita mampu menjual 10 kubik pasir (10 ret pickup) berarti keuntungan yang didapat adalah Rp 642.000. Besar kan hasilnya?

Kalau kita asumsikan paling sedikit hanya laku 5 kubik saja perhari berarti kita dapat untung Rp 321.000 per hari. Kalau dalam 1 bulan bisa 9 jutaan kan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel