Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

7 Kelemahan Usaha Pangkas Rambut yang harus Kamu ketahui

Siapa yang tidak kenal dengan usaha pangkas rambut? tentu kita semua mengetahui jasa potong rambut atau Barbershop bahasa kerennya.

Usaha pangkas rambut besar omsetnya apalagi lokasi yang strategis dan karyawan cukur rambut kita paten sudah pasti akan banyak pelanggan datang potong rambut.

Namun pernahkah anda melihat usaha pangkas rambut menjadi sepi? Atau mungkin sering kita jumpai pangkas rambut yang ramai tiba tiba menjadi sepi pelanggan? itu hal yang biasa, Apalagi zaman sekarang semua orang cepat ilfeel nya. Itulah resiko atau Kelemahan usaha pangkas rambut yang akan kita ulas tuntas.
 
Kelemahan Usaha Pangkas Rambut

Sebelum kamu memutuskan membuka usaha pangkas rambut perhatikan beberapa poin dibawah ini yaitu tentang kelemahan bisnis potong rambut sebagai pengetahuan anda supaya bisa meminimalisir hal negatif agar usaha pangkas rambut anda berkembang sesuai yang diharapkan. Berikut kelemahan usaha pangkas rambut

1. Susah Mencari Lokasi Strategis

Lokasi usaha pangkas rambut sangat sulit mendapatkan yang strategis, bahkan meskipun ditempat ramai padat penduduk jika tidak strategis omset akan sepi. Banyak yang mencari lokasi pangkas rambut dipertigaan jalan masih saja tetap sepi pelanggan itulah kelemahan utama usaha pangkas rambut.

2. Lokasi Strategis, Sewa Mahal

Ketika sudah mendapatkan lokasi yang sangat strategis untuk usaha pangkas rambut, biasanya nilai sewa nya sangat mahal. Terkadang sepekulasi kita belum berani, apalagi nilai sewa bangunan (ruko) puluhan juta.

3. Susah Mencari Karyawan handal

Perlu anda ketahui, Membuka usaha pangkas rambut khusus untuk karyawan cukur yang ahli sangat sulit. Kriteria karyawan yang membidangi seperti rapi, mampu mencukur dalam berbagai kondisi, serta pandai teknik.

4. Sering Ditinggal Karyawan

Sangat sulit mendapatkan karyawan cukur rambut, Ini salah satu kelemahan usaha ini karena setiap karyawan cukur ketika mereka sudah ahli cukur rambut pasti akan minggat dan mendirikan usaha Pangkas Rambut sendiri.

5. Tidak Rapi, Pelanggan ogah kembali

Sebagaimana pun ahlinya kita mencukur rambut pasti suatu saat akan mengalami kesalahan, Kesalahan tersebut berdampak kapok bagi pelanggan.

Kita harus membaca keinginan pelanggan supaya tidak salah cukur. Terkadang juga kondisi kita capek dan tidak terlalu fokus mencukur membuat hasil yang kurang maksimal, sehingga membuat kapok pelanggan.

6. Tarif tinggi Pelanggan Pindah

Jika kamu membuka usaha pangkas rambut, cobalah survei harga tarif disekitar kamu karena ini penting sebagai standar harga untuk kamu ikuti. Jika kita memasang tarif di atas rata rata biasanya pelanggan akan memilih mencukur ditempat yang lebih murah.

7. Harus Rajin

Pemilik usaha pangkas rambut mesti rajin membersihkan bagian kursi dan lantai, selain itu pada peralatan cukur. Jika tidak dibersihkan maka akan menimbulkan kesan jorok bagi pelanggan. Ini salah satu kelemahan usaha Pangkas rambut yaitu kita harus ekstra rajin.
Baca Juga: Tips Mencari Karyawan Tukang Cukur Rambut