Hindari 7 Kesalahan ini Ketika Menyewa Tempat Usaha

Lokasi usaha adalah faktor penting kesuksesan suatu bisnis yang kita jalankan. Semakin tepat lokasi usaha maka roda perputaran usaha tersebut akan semakin lancar. Mencari lokasi yang tepat tidaklah mudah karena ada banyak pertimbangan yang harus dilihat.

Lokasi yang ramai atau lokasi yang biasa disebut strategis belum tentu tepat tergantung pada jenis usahanya. Ketika anda memilih lokasi yang tepat maka anda bisa mendatangkan customer yang lebih banyak lagi.
 

Ada beberapa kesalahan yang harus anda hindari ketika akan menyewa lokasi usaha. Artinya jangan sampai anda salah memilih lokasi usaha karena hanya melihat dari satu sudut pandang saja. Misalnya anda melihat lokasi tersebut ramai, namun ternyata malah langganan banjir. Maka lokasi tersebut bisa dibilang strategis namun tidak tepat.

Berikut adalah kesalahan yang harus anda hindari ketika akan menyewa tempat usaha

1. Lokasi di Jalan Padat

Banyak yang berfikir bahwa lokasi usaha yang semakin ramai maka akan semakin strategis. Memang bisa dibilang betul, tapi harus anda lihat bahwa ramainya seperti apa. Dalam konteks ini adalah lokasi yang padat, karena lokasi yang padat justru akan sibuk dengan lalu lalang sehingga menyulitkan orang yang lewat untuk singgah di usaha anda atau di toko anda. Jadi lebih baik anda memilih lokasi yang sering dilalui orang saja, artinya masih ada ruang ketika ada orang yang akan ke toko anda.

2. Akses Yang Sulit

Jika anda adalah seorang pemula, maka lokasi yang berada di gang sempit tidak disarankan karena akses ini juga penentu kesuksesan usaha anda. Pengusaha pemula artinya anda belum memiliki nama atau usaha anda belum terkenal. Berbeda dengan mereka yang sudah memiliki nama, maka konsumen akan rela masuk ke gang sempit agar dapat membeli prodak usaha tersebut.

3. Tidak Ada Lokasi Parkir

Biasanya jika suatu usaha tidak ada lahan parkir maka orang akan malas untuk mampir. Sekarang ini tidak lagi orang akan jalan kaki untuk membeli sesuatu, tetapi pasti menggunakan yang namanya motor atau mobil meskipun jaraknya relatif dekat.

Saat ini tidak boleh yang namanya parkir sembarangan karena akan menyebabkan kemacetan dan tentunya akan memancing kemarahan pengendara lainnya karena menghalangi akses jalan raya.

4. Fasilitas Tidak Lengkap

Banyak yang tidak memperhatikan fasilitas dari lokasi usaha, misalnya ruko. Dibenak kalian bahwa fasilitas apa yang perlu diperhatikan, sedangkan kondisi ruko memang kosong. Etss,, jangan salah, fasilitas yang harus anda perhatikan adalah jaringan listrik dan airnya. Selain itu juga perhatikan kondisi dindingnya apakah masih bagus atau sudah mulai retak-retak karena ini menyangkut kenyamanan anda nantinya selama menjalankan usaha.

5.Banyak Kompetitor

Bersaing memang tidak ada salahnya, apalagi persaingan secara sehat. hal ini tentu wajar terjadi antar pelaku usaha. Namun yang dimaksud dalam poin ini adalah kompetisi perdagangan seperti Indomaret dan Alfamart yang selalu berdekatan karena masing-masing tidak ada yang mengalah.

Hindari lokasi usaha yang kompetitor, apalagi usaha yang anda jalankan baru sedangkan disebelah atau disekitar anda ada usaha yang serupa yang lebih lama berdiri, maka orang-orang akan memilih usaha yang sudah lama berdiri yang sudah menjadi langganan.

6. Terburu-Buru

Penyebab sebuah usaha gagal adalah karena terlalu buru-buru membuka usaha tanpa ada perencanaan yang matang. Contoh dari terburu-Buru yang merugikan adalah ketika anda melihat bahwa di lokasi tersebut belum ada usaha yang akan anda jalankan, maka anda langsung memulai usaha yang anda inginkan tersebut karena takut usaha itu nantinya diambil oleh orang lain.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel