Cukup Menggiurkan, Ini Konsep Sederhana Bisnis Depot Air Minum Isi Ulang

Konsep sederhana membuka usaha depot air minum sebenarnya sangat mudah. Apalagi saat ini pelanggan air minum makin meningkat karena kebutuhan air minum yang layak konsumsi semakin sulit.

Bisnis depot air minum bisa dikatakan usaha jangka panjang karena air adalah kebutuhan pokok manusia. Jika dianalisa konsep sederhana usaha depit air minum adalah

Depot Harus bersih
Depot harus dijaga kebersihannya termasuk partisi mesin filter harus berkala di ganti. Ingat ! Walaupun orang tidak tahu kondisi dibalik etalase depot anda. Karena kebersihan ini jika tidak difahami dapat mengancam usaha anda sendiri.

Bayangkan jika filter tidak diganti, atau kondisi etalase kotor itu berbahaya. Jika ada kotoran tanpa disengaja masuk ke dalam Galon pesanan pelanggan lalu pelanggan keracunan karena minum air depot anda, Siap - Siap usaha anda tutup dan diperkarakan ke pihak berwajib.

Kualitas Air Proses
Ada dua air yang biasa diperjualbelikan dalam depot isi ulang yaitu air bor dan air gunung / sungai (PDAM) jika kedua sumber tersebut mendukung dan layak konsumsi maka tugas anda pemilik depot adalah menjaga kualitas proses. Jika lama proses air di tangki 30 menit, ya jangan dikurangi waktunya. Begitupula jika lama proses yang diperlukan 60 menit.

Dampak dari pengurangan waktu proses adalah rasa air berbeda dan sedikit gatal. Hati - hati ini jangan disepelekan. Jika anda punya karyawan pesankan baik - baik. Jangan sampai gegara pelanggan antri, waktu proses air dikurangi.

Kendaraan Roda Tiga / Pickup
Jika dahulu orang yang membutuhkan air datang isi galon ke kita. Sekarang tidak lagi. Pelanggan lah yang ingin dimanja, tinggal telepon Galon diantar. Jadi perlu kendaraan agar penjualan bisa lebih maksimal.

Jaga Pelanggan Tetap
Kalau kualitas depot air anda bagus dan terus dipertahankan bukan tidak mungkin pelanggan tetap anda kan bertambah. Ketika anda sudah punya pelanggan tetap maka prioritas kan untuk antar depot tepat waktu dan disegerakan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel